Hiking seru di Ujung Kulon

Gak asik kalau ke Ujung Kulon gak nyobain Hiking 🙂

Untuk TARAKAers yang suka hiking, kayaknya info ini patut dicoba 🙂 Sebenarnya ini kelanjutan perjalanan kita ke ujung kulon. Rasanya kurang lengkap kalau ke Ujung Kulon tapi gak nyobain hiking ,menelusuri hutan Ujung Kulon.

Untuk hiking di Ujung Kulon sebenarnya bayak arah dan tergantung kita mau ke mana tujuannya. Kali ini ibucantik.net memilih arah yang terdekat…hehe, maklum jarang olah raga 😀 Jalan yang kita pilih adalah menyebrangi pulau Jawa pada sisi yang terkecilnya, yaitu menyebrang dari Taman Jaya ke pantai selatan Jawa (Karang Ranjang).

taman_jaya

 

Untuk mencapai pos di Taman Jaya, kita harus maik mobil dari Ciputih sekitar 1,5-2 jam. Kondisi ini sangat tergantung cuaca yang mempengaruhi kondisi jalan. Bila kita keluar dari gerbang Ciputih, kita tinggal belok kanan, dan ikuti saja jalan rusak ke arah Taman Jaya.

ikan_asin_ujung_kulon

 

Nanti kita akan menemui rumah-rumah asli penduduk pesisir pantai, tempat pengeringan ikan asin, kalau beruntung kita akan melihat buaya muara sedang berjemur di tepi pantai 🙂 Bila kita sudah melihat monumen Ujung Kulon berbentuk badak, berarti kita sudah deket dengan Taman Jaya.

ujung_kulon_monumen

 

Nanti kita akan melihat pos Resort Legon Pakis, disini kita wajib untuk meminta ijin, bahwa kita berniat hiking memasuki hutan Ujung Kulon. Ohya, jangan lupa membawa fotocopy ktp, ini untuk administrasinya penjaga pos.
Untuk biaya, sepertinya tidak ada tarif resminya. Jadi kita cukup memberi sukarela, kisaran Rp. 10.000 – Rp. 20.000.

legon_pakis

 

Dari sini ada dua pilihan, pertama mobil di parkir disini dan kita langsung jalan kaki untuk masuk hutan. Atau kita masuk lagi menggunakan mobil sampai pos terakhir, yaitu pos Cilintang. Untuk kali ini kita memilih untuk memarkirkan mobil di pos Cilintang, dikarenakan kita tiba di pos Legon Pakis sudah terlalu sore.

tanjung_lame

Setelah sampai pos Cilintang, kita nanti akan dipandu oleh 1 orang penjaga hutan. Ini sangat penting, karena tim penjaga hutan ini sudah sangat hapal dengan jalur yang akan kita lalui.

cilintang_ujung_kulon

Ok Guys, Let’s Start the Real Adventure 🙂

Begitu kita masuk hutan, kita akan disambut oleh suara burung-burung liar dan pohon-pohon yang menjulang tinggi. Tidak lama dari lewati hutan, kita langsung didengarkan oleh merdunya suara ombak…Subhanallah, indah sekali pantai yang masih alami di Ujung Kulon. Berikutnya adalah….kita akan melewati rawa-rawa, hati-hati dengan genangan air yang ternyata itu dalam…kita bisa terperosok bila menginjaknya.

hutan_ujungkulon

Tak lama dari itu, kita akan menyebrangi muara sungai dengan jembatan yang terbuat dari bambu. Bila beruntung, selama perjalanan kita akan melihat burung rangkong, monyet ekor panjang, musang, babi hutan, kancil, bahkan badak 🙂

jembatan_ujungkulon

Selama dalam perjalanan, kita sempat melihat kerumunan monyet sedang bercanda di atas pohon, kancil, berbagai macam burung, dan jejak babi hutan.

hutan_ujung_kulon

Akhir dari perjalanan hiking ini adalah ke Karang Ranjang, berarti kita berjalan membelah pulah Jawa dari Utara (Taman Jaya) ke Selatan (Karang Ranjang), luar biasa banget kan 🙂 Perjalanan ditempuh sekitar 2 – 3 jam, medan yang dilalui menurut kita sih cukup berat, sepertinya anak kecil belum bisa ikut diajak hiking di Ujung Kulon ini.

pantai_ujungkulon

Kita start dari Pos Cilintang jam 12.30, tiba di Karang Ranjang jam 15.00 hehe lumayan cukup menantang dan melelahkan, tapi begitu melihat indahnya pantai di Karang Ranjang…Subhanallah, indah sekali…pasti rasa lelah selama berjalan 2 jam lebih langsung lupa 😀

karangranjang

Di karang Ranjang ini sangat sepi, tidak ada orang yang jaga. Kita hanya menjumpai pos penjaga yang kosong dan sudah mulai rusak. Enaknya di Karang Ranjang ini, banyak sekali pohon kelapa…dan kita panjat sendiri pohon kelapa kemudian kita petik dan minum….segeerrrrnyaaa luar biasa. Ohya, penjaga hutan yang mendampingi kita selalu membawa parang…yang ternyata gunanya adalah untuk menebas ranting-ranting yang menutupi jalan setapak dan juga untuk membelah kelapa.

kelapa_ujungkulon

Saking terkesima dengan pemandangan alam yang sangat indah, sampai kita lupa kalau harus menempuh perjalanan jauh untuk pulang…hehehe Dan ternyata kejadian apa yang di khawatirkan…kita terlalu sore untuk jalan menerabas hutan. Kita start jalan jam 4 sore, dan banyak menemui beberapa kendala 🙁

Pertama, berjalan di hutan yang sudah mulai gelap (gak ada satupun dari kita yang bawa senter)

rawa_ujungkulon

Kedua, jalan yang sebelumnya kita lalui melewati tepi pantai, teryata air laut sudah pasang…dan mustahil kita melewati tepi laut, akhirnya si penjaga hutan bilang hanya ada satu jalan, yaitu menyebrangi rawa…hehehe…jadi kita menyebrangi rawa sedalam kurang lebih 1 meter, yang kita gak tau apa yang kita injak. Alhamdulillah kita semua tidak mengalami masalah yang berarti, walaupun ini pengalaman pertama kali untuk kita menyebrangi rawa dengan air yang penuh dengan kecebong di sekeliling kita 😛 Dan ternyata bukan hanya 1 rawa yang kita lewati, tetapi 2 rawa.

pantai_ujung_kulon

 

Ketiga, jembatan bambu yang awalnya terlihat sangat jauh dengan air laut yang masuk ke muara, sekarang jembatan bambu itu sudah hampir tenggelam….Alhamdulillah kita masih sempet melewati jembatan tersebut.

Dalam perjalanan balik ke tempat parkir di Pos Cilintang, hanya satu yang ada di pikiran kita…yaitu jalan cepat dan selamat sampai ke pos Cilintang. Alhamdulillah dalam waktu 1,5 jam, tepat jam 17.30 kita tiba di pos Cilintang…leganyaaaaa…luar biasa 🙂

Setelah itu kita langsung balik menggunakan mobil menuju Ciputih Resort, karena hujan deras maka perjalanan dari Pos Cilintang sampai Ciputih Resort kita tempuh hampir 2,5 jam.

Alhamdulillah semua tim ibucantik.net tiba di Ciputih dengan selamat 😀

TARAKAisME thx to : Mas Daru, Mas Kus,Kang Abbi, Mb Rizky, Mas Fahrul – www.exoticindonesiatour.com
Indonesia memang sangat indah 😀 

westjava_ujungkulon

 

Jangan lupa bawa : fotocopy KTP (untuk diserahkan di pos), Autan (karena banyak serangga + nyamuk), menggunakan lengan panjang + celana panjang, pakai sepatu untuk hiking (minimal sendal gunung), senter, minum, topi, pisau serba guna, permen/ coklat, plastik (untuk simpan sampah), jas hujan, air minum 1 liter, kaos ganti.

Disarankan : menuju lokasi jangan menggunakan mobil sedan, bawa uang cash (sebelum Pos Legon Pakis terdapat 1 warung yang menjual air minum dsb)

Jangan dilakukan : buang sampah sembarangan, memisahkan diri dari rombongan, berangkat terlalu siang (paling ideal jalan menuju pulang dari Karang Ranjang ke pos Cilintang jam 2 siang, ini mencegah kita pulang terjebak oleh pasangnya air laut)

Comments are closed.