Indahnya Gunung Bromo Tengger Semeru

bromo_indah

“Gunung Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif. Ketinggiannya mencapai 2395 mdpl. Terletak di 4 kabupaten : Probolinggo, Pasuruan, Lumajang dan Malang, Jawa Timur . Menjadi kawasan wisata yang terkenal dengan pemandangan matahari terbitnya. Gunung Bromo juga adalah gunung yang unik, mempunyai lautan pasir seluas 10km persegi dan memiliki kawah dengan diameter 800m (utara-selatan, dan 600m (barat-timur) ” wikipedia .

Memasuki kota Batu, Malang menjelang sore hari kami memutuskan untuk tidak menginap di Malang melainkan melanjutkan perjalanan menuju Gunung Bromo dan menginap di Cemorolawang.

Alhamdulillah setelah melewati jalanan berkelok yang gelap dan menanjak akhirnya tiba juga kami di lokasi penginapan sekitar pkl 8 malam. Jangan kaget karena begitu masuk desa kita akan langsung diserbu oleh orang orang yang menawarkan jasa mencari penginapan dan mobil sewaan untuk naik ke puncak . Tetap tenang karena didalam masih banyak penginapan yang bisa dipilih, dan mobil bisa disewa di loket penyewaan mobil. Mobil pribadi memang dilarang untuk naik sampai keatas karena berbahaya belum lagi resiko selip dilautan pasir. Kebanyakan mobil yang disewakan adalah jenis jeep hardtop dengan supir yang berpengalaman. 1 mobil muat untuk 5 orang.

Harga tiket sewa Jip Rp. 350.000 untuk kita lihat sunrise di Pananjakan, terus turun untuk melihat kawah, waktu dari jam 03.00 pagi - 12 siang
Harga tiket sewa Jip Rp. 350.000 untuk kita lihat sunrise di Pananjakan, terus turun untuk melihat kawah, waktu sewa Jip dari jam 03.00 pagi – 12 siang
Tiket sewa Jip resmi hanya dijual di pos parkir Jip di awal kita menanjak (depan kantor Kepala Desa Ngadisari) yang buka 24 jam. Jadi sebaiknya beli saja dulu sebelum mulai menanjak ke arah tampat parkir mobil.
Tiket sewa Jip resmi hanya dijual di pos parkir Jip di awal kita menanjak (depan kantor Kepala Desa Ngadisari) yang buka 24 jam. Jadi sebaiknya beli saja dulu sebelum mulai menanjak ke arah tempat parkir mobil di Cemorolawang.

bromo_loket

Kami berhenti di depan sebuah Guest House. Udara dingin langsung menyergap begitu pintu mobil dibuka. Meski sudah berjaket tebal, sarung tangan plus kupluk tetep saja dinginnya sampai ketulang. Setelah urusan penginapan dan mobil sewaan beres, kami bersiap untuk istirahat menyiapkan tenaga untuk besok. Tak lupa memasang alarm pukul 03.00 sesuai pesan si bapak sopir yang akan menjemput kami.

Kami menyewa kamar sederhana yang hanya berisi kasur, kamar mandi dalam (air panas) Rp. 150.000/ malam
Kami menyewa kamar sederhana yang hanya berisi kasur, kamar mandi dalam (air panas) Rp. 150.000/ malam

Pukul 03.00 dinihari kami sudah siap. Membasuh muka dengan air yang sedingin es ini cukup membuat mata langsung melek. Didepan, hardtop kami sudah menunggu dan ternyata jalanan pun sudah ramai dengan pengunjung yang juga hendak menuju ke atas. Hardtop pun sudah berderet rapi menunggu penumpang masing masing.

Tujuan kami adalah Penanjakan, view terbagus untuk menyaksikan matahari terbit. Perjalanan menuju ke Penanjakan sekitar 50 menit. Jalanan yang rusak dan berbatu cukup membuat kami berguncang didalam.

Sampai di tempat parkiran, kami masih harus berjalan melewati anak tangga yang lumayaan banyak untuk menuju ke atas, tempat melihat matahari terbit. Suasana disini sudah semakin ramai dengan banyaknya warung disepanjang tangga. Ada warung yang menyediakan makanan dan minuman hangat, warung souvenir ada juga warung yang menyewakan dan menjual jaket dan perlengkapan lainnya. Jadi, tak perlu khawatir jika kelupaan membawa perlengkapan. Meskipun sebaiknya jangan sampai lupa.

Mulai menaiki jalan setapak menuju Pananjakan
Mulai menaiki jalan setapak menuju Pananjakan
Banyak kios menjual cendera mata dan kelangkapan untuk menahan udara yang sangat dingin
Banyak kios menjual cendera mata dan kelangkapan untuk menahan udara yang sangat dingin

bromo_rules

Sampai diatas, ternyata sudah penuh dengan orang orang. Ada semacam pendopo dengan beberapa deret kursi besi yang juga penuh. Agak kaget juga, beberapa tahun yang lalu tempat ini masih belum seramai sekarang. Pagi itu sudah seperti dipasar, bergerak pun susah. Orang orang yang entah datang jam berapa sudah memenuhi bagian depan. Kamipun mencari tempat untuk bisa mengabadikan saat saat matahari terbit. Di lokasi Pananjakan sudah ada fasilitas toilet dan musholla.

Suasana Pananjakan tempat menunggu Sun Rise di Gunung Bromo
Suasana Pananjakan tempat menunggu Sunrise di Gunung Bromo

Tidak lama kemudian, semburan oranye kekuningan perlahan muncul di kejauhan makin lama makin terang. Langit yang tadi gelap kini mulai nampak cantik. Matahari perlahan memancarkan sinar menampakan pemandangan menakjubkan. Samar mulai nampak gunung Bromo, gunung Batok dan Gunung Semeru. Subhanallah indah sekali.

Indahnya Sunrise di Gunung Bromo
Indahnya Sunrise di Gunung Bromo

bromo_panorama17

bromo_puncak

Indahnya Pemandangan Gunung Bromo dari Pananjakan
Indahnya Pemandangan Gunung Bromo dari Pananjakan

bromo_taman_nasional

bromo_tengger2

bromo_gunung2

bromo_panorama11

bromo_sunrise

di Pananjakan banyak juga yang jual Edelweis
di Pananjakan banyak juga yang jual Edelweis
Di depan gerbang Pananjakan, selain penjual mie instant, banyak juga yang menjual jagung bakar
Di depan gerbang Pananjakan, selain penjual mie instant, banyak juga yang menjual jagung bakar
Pintu Masuk Pananjakan.
Pintu Masuk Pananjakan.

Syal unit yang bagus buat dibeli, harga sekitar Rp. 10.000

Syal unit yang bagus buat dibeli, harga sekitar Rp. 10.000

Setelah puas berfoto foto, kami pun turun. Tujuan berikutnya adalah gunung Bromo dengan kawah dan kalderanya.   Tidak membutuhkan waktu lama kami sudah sampai di areal parkir.

bromo_jeep

Ada sudut yang sangat bagus untuk kita foto dengan latar Gunung Bromo, yaitu di tengah jalan turunan dimana sisi sebelah kiri terlihat jelas Gunung Bromo tanpa di halang-halangi oleh pohon. Mintalah Bapak supir untuk berhenti  untuk kita mengambil foto.

Tempat foto bagus di tengah-tengah turunan pada saat kita maniki Jip
Tempat foto bagus di tengah-tengah turunan pada saat kita menaiki Jip

bromo_panorama10

Setelah kita foto-foto, kita melanjutkan menaiki Jip untuk turun, tidak jauh dari sana kami melihat ada tempat duduk-duduk yang cukup menarik, lokasinya tidak jauh dari tempat parkir Pananjakan. Kami meminta Pak Supir untuk berhenti sejenak, dan mengambil beberapa foto.

bromo_tengger

Setelah perjalanan menurut sekitar 40 menit, kita sampai di tempat parkir menuju kawah Gunung Bromo. Perjalanan yang cukup mengasikkan, karena kita melewati turunan bukit berbatu dilanjutkan dengan melewati lautan pasir.

bromo_jip

bromo_hardtop

Gunung Bromo masih 500 m lagi dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki atau pun berkuda melewati lautan pasir. Jangan lupa untuk memakai masker disini.
Sedikit tips : bila ingin menaiki kuda ke arah tangga bisa mendapatkan harga murah bila menawarnya bukan di tempat parkir mobil. Bila menyewa kuda dari tempat parkir mobil biaya bolak balik sekitar Rp. 30.000 – Rp. 50.000, tapi bila jalan sedikit, nanti akan ada tukang kuda yang akan menawarkan dengan harga Rp. 15.000

bromo-kuda

gunung_bromo

bromo_jawatimur

Untuk menuju ke atas sudah ada tangga beton namun agak licin karena penuh dengan pasir. Lama waktu menaiki anak tangga sekitar 15 menit.

ANak tangga menuju Kawah Gunung Bromo
Anak tangga menuju Kawah Gunung Bromo
tangga sangat licin karena pasir
tangga sangat licin karena pasir

bromo_panorama7

Berdiri dipinggiran puncak Gunung Bromo kita bisa melihat kebawah ke kawah Bromo yang masih mengepulkan asap dan bau belerang. Disisi luar nampak pemandangan lautan pasir, Pura Hindu dan Gunung Batok.

bromo_kawah3

bromo_kawah4

bromo_kawah

bromo_panorama12

bromo_kawah2

Setelah puas melihat Kawah Gunung Bromo, kami mulai turun dan anak-anakpun tidak mau ketinggalan untuk main pasir.

bromo_pasir

Setelah itu kami mencari Kuda yang tadi kami sewa berdasarkan nomor untuk kembali ke parkiran Jip.

bromo-landy

Sungguh indah pemandangan di sekitar Gunung Bromo, ini beberapa foto yang kami ambil :

bromo-pura

bromo_panorama2

bromo_panorama3

bromo_panorama4

bromo_panorama5

bromo_panorama6

bromo_panorama8

bromo_panorama9

bromo_panorama14

bromo_panorama15

bromo_panorama16

bromo_panorama

bromo-patung

bromo-pura1

bromo-pura2

Dari gunung Bromo sebenarnya masih ada 2 tempat lagi yang bisa dikunjungi yaitu padang Savana dan pasir berbisik. Namun karena hari sudah semakin siang dan panas yang cukup menyengat kami memutuskan untuk kembali ke penginapan untuk makan siang dan bersih-bersih di penginapan.

Suasana salah satu tempat makan di dekat penginapan, bersih dan masih terjangkau
Suasana salah satu tempat makan di dekat penginapan, bersih dan masih terjangkau

bromo_resto_menu

Catatan :
Beberapa perlengkapan yang sebaiknya digunakan/ dibawa adalah : sarung tangan, kupluk, jaket, syal, kacamata, masker, uang cash (karena tidak ada atm), menggunakan sepatu.
Atau bila ada beberapa perlengkapan yang kurang bisa beli di dekat penginapan.

bromo_toko
Setelah selesai bersih-bersih jam 12 siang, kita melanjutkan perjalanan ke Kota Malang.  Sahabat, tetap ikuti liputan perjalanan TARAisME ya. Salam

Comments are closed.